Jumat, 19 Desember 2014

Selamat Wisuda (2)



Bismillah....
Pertama yang harus aku ucapkan adalah ‘Terimakasih banyak’ kak telah menjadi kakak dan teman yang baik bagiku dan adik-adikmu yang lain di CSS MoRA UPI. Mungkin lebay saat menulis ini sambil nahan tangis, namun sungguh dari pribadi ini sangat berterimakasih atas seluruh bantuan kakak-kakak selama ini.
Kak kiki terimakasih banyak sudah menjadi kakak yang rajin memberi nasehat saat aku bingung dan lalai. Terimakasih telah mengajarkanku menjadi mahasiswa yang mencintai ilmu dan menyayangi CSS MoRA UPI. Aku bangga pada kerja keras kakak.
Kak ufiq terimakasih banyak telah menjadi kakak yang selalu menjawab pertanyaanku saat aku bingung dan ragu. Pertanyaan konyol sampai pertanyaan yang berarti bagi hidupku. Terimakasih atas bimbingannya baik dalam menjalani kuliah ataupun melaksanakan amanah di CSS MoRA UPI. Aku bangga pada perjuangan kakak.
Kak faiz terimakasih banyak telah menjadi kakak yang sangat baik hati dan selalu membantuku. Terimaksih telah sering memberi nasehat singkat yang sangat berguna baik dalam kehidupan sosial ataupun di CSS MoRA UPI. Kak faiz yang selalu tenang dan sabar menghadapi kesulitan. Aku bangga pada kesabaran kakak.
Kak inna terimakasih sudah menjadi kakak yang riang, selalu punya banyak cerita yang aku senang mendengarkannya. Terimakasih telah menjadi teman yang baik. Kenangan angkot Lembang di Pasar baru, sepertinya akan membuat aku selalu kangen ke kakak. Kak inna yang selalu rajin dan ulet dalam mengerjakan tugas dan meramaikan CSS MoRA UPI. Aku bangga pada ketekunan kakak.
Sekali lagi terimakasih banyak, dan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja selama ini. Kakak-kakak aku pasti merindukan kalian, dan semoga sebaliknya. Satu lagi, kak mohon do’anya buat kami yang masih belajar disini (baca: Bandung) semoga selalu dilimpahkan kelancaran. Untuk yang terakhir, selamat wisuda dan selamat melanjutkan perjuangan menggapai impian kakak masing-masing. Selamat mengabdi J
Wassalam....

Selamat Wisuda (1)


Untuk Terahir Tak Terlupa

Bandung, 20 Desember 2014 Pukul 00.30 WIB

Bertemu cahaya bintang kembali
Cahaya nyata yang tak terganti
Bertemu untuk mengenang kembali
Aku kamu dan kita menjadi berarti

Cukupkah hanya semalam untuk mengenang?
Mengenang setiap detik berarti bagiku,bagimu dan bagi kita
Hubungan ini tidaklah sedarah
Hubungan ini tidaklah senasab
Hubungan ini tidaklah disengaja
Hubungan ini aneh namun membahagiakan

Menemukan senyum digelap malam
Bahkan tawa dibalik serbuan tetes hujan
Tak lepas tengkar di teriknya siang
Bahkan tangis saat mekaran kembang

Namun ada masanya aku, kamu dan kita
Tak mengagumi indahnya bintang di langit yang sama
Tak tersenyum dan tertawa di atas hamparan rumput yang sama
Bahkan tak bertengkar dan menangis di bawah atap yang sama

Masa itu akan tiba
Masa itu pasti datang
Masa itu akan tiba bukan untuk memisah
Masa itu akan datang bukan untuk memutus hubungan

Saat masa itu telah menyapa aku, kamu dan kita
Maka terimalah dengan angan dan harapan
Lanjutkan hidup dengan lapang bersahaja
Pesan ini untuk terahir tak terlupa

Karya ini aku persembahkan khusus untuk keempat kakak terbaiku...
Kak Innarotul Aulia, S.Pd, Kak Ufiq Faishol Ahlif, S.Pd, Kak Faiz Amri, S.Pd, Kak Risqiya Mas’udah, S.Pd.