Jumat, 19 Desember 2014

Selamat Wisuda (1)


Untuk Terahir Tak Terlupa

Bandung, 20 Desember 2014 Pukul 00.30 WIB

Bertemu cahaya bintang kembali
Cahaya nyata yang tak terganti
Bertemu untuk mengenang kembali
Aku kamu dan kita menjadi berarti

Cukupkah hanya semalam untuk mengenang?
Mengenang setiap detik berarti bagiku,bagimu dan bagi kita
Hubungan ini tidaklah sedarah
Hubungan ini tidaklah senasab
Hubungan ini tidaklah disengaja
Hubungan ini aneh namun membahagiakan

Menemukan senyum digelap malam
Bahkan tawa dibalik serbuan tetes hujan
Tak lepas tengkar di teriknya siang
Bahkan tangis saat mekaran kembang

Namun ada masanya aku, kamu dan kita
Tak mengagumi indahnya bintang di langit yang sama
Tak tersenyum dan tertawa di atas hamparan rumput yang sama
Bahkan tak bertengkar dan menangis di bawah atap yang sama

Masa itu akan tiba
Masa itu pasti datang
Masa itu akan tiba bukan untuk memisah
Masa itu akan datang bukan untuk memutus hubungan

Saat masa itu telah menyapa aku, kamu dan kita
Maka terimalah dengan angan dan harapan
Lanjutkan hidup dengan lapang bersahaja
Pesan ini untuk terahir tak terlupa

Karya ini aku persembahkan khusus untuk keempat kakak terbaiku...
Kak Innarotul Aulia, S.Pd, Kak Ufiq Faishol Ahlif, S.Pd, Kak Faiz Amri, S.Pd, Kak Risqiya Mas’udah, S.Pd.

1 komentar:

  1. Makasih bit, semoga kenangan yg telah dituangkan bersama dapat terus terjaga dan terbarui.

    BalasHapus